1.
TeenLit: Teror
Tags : Novel, Teenlit,
Remaja, Horor, Thriller, Johan Series
Terbit : Mei 2012
Sinopsis :
Buku terakhir dari Johan Series
(lanjutan ‘Obsesi’, ‘Pengurus MOS Harus Mati’ & ‘Permainan Maut’)
Namaku Johan, dan akulah penyebab mimpi
buruk semua orang. Semua orang selalu meremehkanku, mulai dari ibuku
hingga anak-anak tolol di sekolahku, dan aku selalu berhasil memberi
mereka pelajaran bahwa aku tidak bisa diremehkan. Tentu, beberapa
akibatnya tak kuduga, seperti aku telah menewaskan ibuku dan beberapa
kecelakaan lain, tapi itu harga yang harus kubayar demi menegakkan harga
diriku.
Hidupku berubah drastis sejak aku
bertemu Jenny, cewek yang sudah merebut rumah masa kecilku. Bukan saja
itu kesalahan yang dilakukannya, melainkan juga ternyata dia berteman
dengan cewek cantik yang seharusnya menjadi teman atau, lebih baik lagi,
pacarku. Aku bertekad akan menghukum Jenny. Namun kebalikan dari
harapanku, akulah yang dijebloskan ke rumah sakit jiwa.
Di balik dinding yang membatasiku dengan
orang-orang gila, aku mulai menyusun siasat dan rencana. Aku berhasil
memperdalam kemampuanku untuk memengaruhi orang lain, menggerakkan
mereka untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan kotorku, bagaikan pion-pion
tak berharga yang bisa kukorbankan sewaktu-waktu.
Sekarang, setelah aku berhasil keluar
dari rumah sakit jiwa, waktunya untuk pembalasan dendam. Mereka semua
yang sudah berani menentangku akan merasakan akibatnya. Sebab kali ini,
aku akan mengirim mereka ke neraka….
2. The Body in The Library : Mayat Dalam
Perpustakaan(Cover Baru)
Oleh : Agatha Christie
Tags : Novel, Misteri, Pembunuhan, Detektif, The Body in The Library
Terbit : Mei 2012
Sinopsis :
Kolonel Bantry membentak, “Maksudmu ada mayat di dalam perpustakaan saya—perpustakaan saya?” Kepala pelayannya berdeham, “Barangkali Tuan ingin melihatnya sendiri?”
Bagaimana mayat gadis yang tidak dikenal bisa berada di dalam perpustakaannya? Mengapa gadis ini dibunuh? Siapa pembunuhnya?
Ruby Keene datang ke Danemouth untuk bekerja sebagai penari di Hotel Majestic dengan penuh harapan akan masa depan yang lebih baik. Namun harapannya terpotong pendek—demikian pun hidupnya.
Miss Marple tepekur memandang mayat gadis belia yang terkapar tak bernyawa di kakinya. Sayang—begitulah perasaan yang timbul di hati perempuan tua yang baik ini. Sayang, suatu kehidupan yang sebetulnya mempunyai masa depan yang lebih panjang kini terbunuh sia-sia.
Apakah Ruby Keene ini gadis tak berdosa yang dibunuh oleh manusia-manusia kejam ataukah memang dia sendiri yang mengundang kematiannya? Pada hari yang sama polisi menemukan korban pembunuhan kedua—juga seorang gadis remaja. Miss Marple meramalkan pasti bakal ada usaha pembunuhan ketiga! amanya.
Kemudian ancaman-ancaman itu mulai datang. Kecelakaan-kecelakaan, juga teror. Tiba-tiba cita-cita mereka yang indah menjadi mimpi buruk yang penuh dengan ketakutan, pengkhianatan… dan pembunuhan!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar