Jumat, 30 November 2012

AKU TAHU


 aku yang lebih dulu mengenalmu
aku yang lebih dulu menyukaimu
dan aku yang lebih dulu akan menghapus rasaku

aku memang tak secantik dia
aku memang tak selembut dia
aku memang tak seperti dia
tapi maaf , aku anti jadi diri orang lain
hanya karna kaum adam

aku ya seperti ini
diriku ya kayak begini
perempuan biasa
hidup sederhana
dan tak begitu pintar

jadi aku sadar , siapa aku dan siapa kamu
bukan minder,hanya sekadar tahu diri
selama ini , setiap tingkah lakumu
sekecil apapun itu sangat berarti untukku
yang mungkin tak ada artinya untukmu
AKU TAHU itu

Selasa, 27 November 2012

drama 3 orang pemain

 hai teman ! ini ada sedikit karangan sepenggal drama yang aku ambil dari tugas bahasa indonesiaku kelas XI IPA , drama ini hasil karya dadakan yang dibuat hanya dalam waktu 15 menit bersama teman sebangkuku , simak  baik-baik ya :)

MATEMATIKA BERKAH

suatu pagi dikelas XI IPA 1 disebuah SMA NEGERI di banyuwangi , diah sedang terburu-buru masuk kelas karena bel telah berbunyi, dan.. tak disangka ia menabrak salah satu teman sekelasnya yang terkenal 3J:jutek,judes,jahat. tepat didepan papan tulis.

bruuuuukkkk..
dina : (sambil merapikan bajunya dan dengan wajah merah) "kamu itu gimana sih ? jalan gak liat-liat , udah tau ada orang segede gini masi aja kamu tabrak !"
diah :(merapikan buku-bukunya yang terjatuh) "maaf maaf , aku barusan terburu-buru, gara-gara bel masuk udah bunyi , maaf ya ?"
dina : "Bodoo!"

dina berlalu menuju bangkunya yang berada tepat didekat pintu masuk kelas , dan diah pun beranjak menuju bangkunya yang berada tepat di depan meja guru.
jam 1-2  pelajaran MATEMATIKA dengan guru yang wah.. bagi dina bener-bener killer banget.
terdengar suara langkah kaki bu.via dari dalam kelas  hendak memasuki kelas .
tok...tok..tok...tok..
bu.via :(berjalan menuju meja guru) "selamat pagi anak-anak , keluarkan tugas kalian yang ibu erikan kemarin "
dina: "ni guru bener-bener deh , pagi-pagi udah ngomongin tugas, nggak bisa apa yah sekali aja nggak ngomongin tugas, udah gitu tugasnya gapernah ada yang mudah lagi . ddasar guru tak berperi ke-hewanan"
bu via mendengar ocehan dina dan ia merasa tersinggung dengan ocehan dina.
bu.via : "dina..  !kamu ngomong apa barusan ? cepat maju ! kerjakan tugas no.1 di depan !'
dina: (menggerutu sambil berjalan menuju papan tulis) "tuh kan.. bener yang aku omongin barusan , guru ini memang tak berperi ke-hewanan. "
2 menit.. 5 menitt.. 10 menit berlalu .. dina masih belum bisa mengerjakan soal : 345x 657 :56 +768x564:87-456x45 =...
bu.via: (tersenyum menang)"soal begitu saja kamu gak bisa ? ayoo.. siapa yang mau bantu dina ngerjain soal ini?"
salah satu siswwa menjawab : "pasti gak ada yang mau bu bantu dina , dinanya aja sombong begitu , kalo saya sih ogah.. betul gak teman-teman.?"
seisi kelas kompak berteriak "betul" , nah ajaibnya seorang siswi mengacungkan tangan dan bersedia membantu dina mengerjakan soal itu , dinapun ssetengah mati terperangah melihat siapa siswi itu , dan asli wajahnya melongo dan bener-bener bego mukanya.
dan siswi itu...
diah : "saya bu.. "
bu.via : "silakan.. kalau bisa "
diah menuju ke arah papan tulis.
diah: "ini begini caranya , seluruh angka tadi kasi tanda kurung  terus kalo udah dikali nol , pasti hasilnya sama dengan nol. betul nggak bu' ? "
dina masi tetap melongo dan menunggu reaksi ibu via yang nggak suka bila ada muridnya yang sok tau.
bu.via : "kalian berdua ini ! kalo begini sih semua pasti bisa ngerjain , saya disini selalu kalian buat naik darah , untuk yang kaali ini kalian benar-benar keterlaluan, berani-beraninya mempermainkan saya, saya lebih baik keluar dari kelas ini , " (sambil berdiri dan bergegas keluar kelas)
dina dan diah bernafas lega bersama-sama.
dina & diah : "fyuhhh... "
dina : "untung saja .. guru itu langsung keluar kelas , kalau nggak, matilah kita..., ngomong-ngomong makasih ya, dan maaf soal kejadian tadi pagi , aku udah kasar sama kamu" (sambil berjalan menuju bangku diah)
diah: "nggak papa lagi , lagian bukan kamu kok yang salah , aku udah maafin "
dina :"bener nih ? jadi mulai sekarang qta teman ya ? "
diah : "oke."



nah... gimana temen" ? aku tunggu coment kalian ya ? ;)

Senin, 26 November 2012

cakra khan - Harus Terpisah


Sendiri sendiri ku diam, diam dan merenung
Merenungkan jalan yang kan membawaku pergi
Pergi tuk menjauh, menjauh darimu
Darimu yang mulai berhenti, berhenti mencoba
Mencoba bertahan, bertahan untuk terus bersamaku
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Bayangkan bayangkan ku hilang, hilang tak kembali
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti
Berarti untukku rindukan
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Kini harusnya kita coba saling melupakan
Lupakan kita pernah bersama
Ku berlari, kau terdiam, ku menangis, kau tersenyum
Ku berduka, kau bahagia, ku pergi, kau kembali
Ku mencoba meraih mimpi, kau coba tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu

KATA



tahukah kamu ?
ketika kamu keluarkan KATA itu
aku tersinggung
aku merasa kamu bandingkan aku
dengannya yang lebih sempurna dariku
meski aku tau tak ada yang sempurnaa didunia ini

KATA itu kadang bisa jadi sahabat
yang bisa membuatmu buka mulut
membuatmu melihatku
membuatmu berbicara kepadaku
membuatmu bergurau denganku

kadang KATA itu tak pernah kau perdulikan
kau anggap itu hanya gurauan biasa
tak peduli perasaanku yang mendengarkan
dan dengan seenaknya tanpa ada rasa menyesal
sedikitpun !

KATA itu adalah lambang warna dari kejahatan
lawan dari kebaikan .
HITAM !

puisiku ungkapan hatiku :) 2


HIDUP
Hidup bagiku sepertiii..
Roda sepeda yang berputar saat kukendarai
Untuk mencapai tujuan yang akan ia tuju ,
Ia merasakan panasnya sinar matahari
Kasarnya aspal
Dan tajamnya bebatuan
Terkadang disaat musim hujan
Ia tak lagi merasakan panasnya sinar matahari
Aspal yang tak begitu kasar
Walau ia tetap merasakan tajamnya bebatuan

Sama halnya dengan kehidupan
Disaat aku menginginkan sesuatu
Berbagai macam halang dan rintang datang ,
Dari sakit fisik hingga hati
Kadang disaat dewi fortuna datang
Sakit fisik bisa kuhindari
Walau sakit hati selalu datang menghampiri

Setidaknya aku bisa merasakan
pahit manisnya kehidupan
berkat KAU , orang-orang yang menyayangiku
dan orang-orang yang membenciku

Rasaku
Pagi itu aku menangkap senyummu.
Senyum yang jarang kau keluarkan pada semua orang.
Senyum yang hanya bisa kau berikan pada seseorang.
Senyum lepas bukan tawa.
Yang bisa membuat diriku merasa seakan2 ,
Akulah orang satu2nya yang mendapatkannya.

Kata2 yang kau guraukan kepadaku.
Bagiku itu hanya canda.an biasa
Tak lebih dari sekedar canda
Meski aku berharap itu tak sekedar canda.

Kadang aku bersyukur ketika aku diutamakan
Pertama yang kauajak bicara
Walau hanya sekedar bicara ,
Asal  aku tak melihatmu bicara dengannya
Aku lebih memilih untuk tidak mengetahuinya
Apalagi jika kenyataan kau menyukainya

Sakitt...
Aku rasakan ketika aku mendengar
Suara mereka berkata kau menyukainya
Aku tak ingin kau melihat sakitt itu
Aku hanya ingin kepastian bahwa kau tak menyukainya
Kau hebatt ! sungguh hebat bisa membuatku menyukaimu
Hanya dengan senyummu.

Selasa, 20 November 2012

puisiku ungkapan hatiku :)


Rasaku
Pagi itu aku menangkap senyummu.
Senyum yang jarang kau keluarkan pada semua orang.
Senyum yang hanya bisa kau berikan pada seseorang.
Senyum lepas bukan tawa.
Yang bisa membuat diriku merasa seakan2 ,
Akulah orang satu2nya yang mendapatkannya.

Kata2 yang kau guraukan kepadaku.
Bagiku itu hanya canda.an biasa
Tak lebih dari sekedar canda
Meski aku berharap itu tak sekedar canda.

Kadang aku bersyukur ketika aku diutamakan
Pertama yang kauajak bicara
Walau hanya sekedar bicara ,
Asal  aku tak melihatmu bicara dengannya
Aku lebih memilih untuk tidak mengetahuinya
Apalagi jika kenyataan kau menyukainya

Sakitt...
Aku rasakan ketika aku mendengar
Suara mereka berkata kau menyukainya
Aku tak ingin kau melihat sakitt itu
Aku hanya ingin kepastian bahwa kau tak menyukainya
Kau hebatt ! sungguh hebat bisa membuatku menyukaimu
Hanya dengan senyummu.

Kamis, 18 Oktober 2012

novel remaja terbaik


1. TeenLit: Permainan Maut
Oleh Lexie Xu
  • Pilihan Editor
  • Pilihan Pembaca
  • Buku Baru
Sinopsis
* Lanjutan 'Obsesi' & 'Pengurus MOS Harus Mati'

Yo, namaku Tony Senjakala dan hidupku saat ini bagaikan sederetan mimpi buruk.

Sebuah e-mail dari teman lamaku—tentang kejadian-kejadian misterius di rumahnya—terus mengusik pikiranku. Namun aku berusaha melupakannya karena sudah tidak sabar lagi untuk berlibur dengan Jenny, pacarku yang manis banget.

Tak disangka, tiba-tiba muncullah seseorang yang sangat tidak ingin kujumpai, namun terus saja menghantui kehidupanku. Tidak ingin orang ini membahayakan Jenny, aku terpaksa melupakan liburan impianku, mengadakan kamp latihan judo dadakan, dan menginap di rumah misterius yang konon menimbulkan nasib buruk bagi para penghuninya.

Celakanya, Markus, sobatku, malah menjalin hubungan mesra dan menjijikkan dengan si oknum ini, tidak peduli betapa uring-uringan aku dibuatnya, tidak peduli kami terkurung di penginapan menyeramkan, tidak peduli satu demi satu anggota klub judo mulai lenyap.

Bersama pasangan yang tidak serasi inilah aku harus membongkar semua kejadian aneh ini. Apa sih sebenarnya yang terjadi di penginapan ini? Apakah ada kaitannya dengan hantu legenda si Kakak yang menginginkan teman dan si Adik yang menginginkan pembalasan dendam?

Ataukah ada permainan yang lebih mengerikan daripada yang kami duga?

TeenLit: Omen
Oleh Lexie Xu
  • Pilihan Editor
  • Pilihan Pembaca
  • Buku Baru
Sinopsis
File 1 : Kasus penusukan siswa-siswi SMA Harapan Nusantara.

Tertuduh : Erika Guruh, dikenal juga dengan julukan si Omen. Berhubung tertuduh memang punya tampang seram, sifat nyolot, dan reputasi jelek, tidak ada yang ragu dialah pelakunya. Tambahan lagi, ditemukan bukti-bukti yang mengarah padanya.

Fakta-fakta :
Bukan rahasia lagi tertuduh dan korban saling membenci. Perselisihan keduanya semakin tajam saat timbul spekulasi bahwa tertuduh ingin merebut pacar korban. Tidak heran saat korban ditemukan nyaris tewas di proyek pembangunan, kecurigaan langsung tertuju pada tertuduh. Masalah tambah pelik, karena sewaktu disuruh mendekam di rumah oleh pihak kepolisian, tertuduh malah kabur dengan tukang ojek langganannya yang bergaya preman. Akibatnya, tertuduh terpojok. Tertuduh juga orang pertama yang tiba di TKP korban-korban berikutnya.

Misiku : Membuktikan tertuduh tidak bersalah dan menemukan pelaku kejahatan yang sebenarnya.


Penyidik Utama,
Valeria Guntur
TeenLit: Pengurus MOS harus Mati
Oleh Lexie Xu
  • Pilihan Editor
  • Pilihan Pembaca
  • Buku Baru
Sinopsis
* Lanjutan 'Obsesi'

Hai, namaku Hanny Pelangi, dan hidupku saat ini bagaikan sederetan mimpi buruk.

Awalnya semua terlihat luar biasa. Aku sedang menikmati liburan yang menyenangkan bersama sahabatku, Jenny, di Singapura saat aku diminta pulang oleh pacar baruku, Benji, sang ketua OSIS, lantaran aku terpilih menjadi salah satu pengurus MOS. Wow! Terpilih menjadi anggota tim elite dan mendapat kesempatan menyiksa murid-murid baru? Siapa yang tidak mau?

Namun semuanya ternyata tidak seindah yang kubayangkan. Belum apa-apa rapat kami sudah diteror oleh seorang cowok bengal yang tidak naik kelas, sangat membenciku, dan hobi membuatku malu. Pokoknya, cowok yang minta diinjak mukanya deh.

Urusan ini bertambah parah saat Benji mengajak kami mengarang kisah horor bohongan seputar sekolah kami. Maksudnya sih untuk menakut-nakuti anak-anak baru. Tak disangka, kisah-kisah horor bohongan itu malah menjelma menjadi kenyataan. Satu demi satu pengurus MOS mengalami kecelakaan mengerikan yang tidak bisa dijelaskan. Puncak-puncaknya, nyawaku nyaris melayang.

Apakah yang menyebabkan kecelakaan-kecelakaan ini? Kutukan kisah horor yang berbalik menimpa kami? Anak baru yang dendam pada kami?

Kalau memang begitu, mengapa semua petunjuk mengarah pada Jenny?
TeenLit: Obsesi
Oleh Lexie Xu
  • Pilihan Pembaca
  • Buku Baru
Sinopsis
Halo, namaku Jenny Angkasa dan hidupku saat ini bagaikan deretan mimpi buruk.

Pertama-tama, aku dimusuhi Hanny, cewek paling populer di sekolah yang tadinya adalah sahabatku satu-satunya. Mantan sohibku itu kini menganggapku lebih rendah daripada amuba, bahkan aku dikutuk untuk menjalani hidup sial selamanya.

Kedua, dua teman sekelasku yang memiliki nama yang sama denganku mengalami kecelakaan yang sangat mengerikan. Berdasarkan observasi umum, aku akan menjadi korban berikutnya. Bagaimana aku tidak deg-degan?

Ketiga, aku mulai uring-uringan tinggal di rumah yang sudah kudiami selama enam tahun terakhir ini. Memang sih, kabarnya rumahku dihantui oleh wanita bergaun putih dan berambut panjang serta seorang anak perempuan kecil. Tapi selama ini kami hidup berdampingan tanpa saling mengganggu kok. Kini, mendadak saja di rumahku muncul kejadian misterius.

Apa yang terjadi sebenarnya? Benarkah penyebab semua masalah ini adalah hantu-hantu masa lalu? Atau gara-gara kutukan Hanny yang ternyata manjur banget?

Atau ada misteri lain di balik semua ini?
TeenLit: Separuh Bintang
  • Pilihan Pembaca
  • Buku Baru
Sinopsis
Cinta itu nggak butuh alasan. Jika cinta membutuhkan alasan, ketika alasan itu hilang, cinta juga akan hilang bersamanya.... Lalu ketika seseorang yang kita cintai itu menghilang, apakah kita juga harus hilang bersamanya?

Dunia seakan terbalik bagi Chiara. Dalam sekejap hidupnya yang penuh kebahagiaan berubah. Setelah tahu statusnya sebagai anak haram----yang menyebabkan ayahnya marah dan kabur dari rumah, ditambah meninggalnya ibu dan kakaknya----Chiara mengunci rapat-rapat sebagian dirinya.

Di tengah kesedihan dan keterpurukannya itu, Aldy, sahabat sejatinya sejak kanak-kanak, selalu setia menemaninya. Tapi, bisakah kesabaran dan ketulusan Aldy membuat Chiara bangkit lagi? Atau mungkin, perlu muncul kisah dan tokoh baru untuk memulai episode hidup Chiara yang selanjutnya? Who knows?

TeenLit: Dua Pasang Mata

(Cover Baru)

  • Pilihan Editor
  • Pilihan Pembaca
  • Buku Baru

Sinopsis

Tujuh tahun lalu, kecelakaan mobil itu terjadi. Gara-gara iseng memainkan setir mobil, Ralphie melakukan kesalahan terbesar di dalam hidupnya. Dia merenggut nyawa Viora, adik bungsunya, dan merampas penglihatan Theola, adik tersayangnya.

Sejak saat itu Theola membenci kakaknya. Dia menganggap Ralphie telah merampas tiga hal yang begitu penting dalam hidupnya: sepasang mata untuk melihat keindahan dunia, seorang adik yang paling manis, dan kepercayaannya akan kasih sayang seorang kakak.

Dan kini Ralphie dan Theola kembali bertemu. Dalam keadaan tak saling mengenal. Karena Ralphie menyamar sebagai Rabel, seorang berandalan yang selalu bikin onar.

Untuk sesaat, Rabel bahagia dengan identitas barunya. Sebab kini dia bisa melindungi Theola dan menebus kesalahannya. Tapi, kebahagiaan itu ternyata tak berlangsung lama. Sebab, Theola—yang tak pernah tahu siapa Rabel sebenarnya—mulai jatuh cinta.

Rabel kebingungan. Kepada siapa Theola jatuh cinta sebenarnya? Sungguhkah kepada dia, kakak kandungnya sendiri? Atau kepada Arizona, cowok ganteng saingan terberat Rabel di sekolah yang diyakininya cuma mau mempermainkan Theola?

Sayang, sebelum Rabel menemukan jawabannya, semua sudah terlambat....

Jingga dan Senja

  • Pilihan Pembaca

Sinopsis

Tari dan Ari, dua remaja yang dipertemukan oleh takdir. Selain bernama mirip, mereka juga sama-sama lahir sewaktu matahari terbenam.

Namun, takdir mempertemukan mereka dalam suasana "perang". Ari yang biang kerok sekolah baru kali ini bertemu cewek, adik kelas pula, yang berani melawannya. Kemarahan Ari timbul ketika tahu Tari diincar oleh Angga, pentolan SMA musuh.
Angga, musuh bebuyutan sekolah Ari sekaligus musuh pribadi Ari, langsung berusaha mendekati Tari begitu cewek itu tak sengaja terjebak dalam tawuran dan Ari berusaha keras menyelamatkannya. Demi dendam pada masa lalu, Angga bertekad harus bisa merebut cewek itu. Memanfaatkan peluang yang ada, Angga kemudian maju sebagai pelindung Tari.

Ari yang selama ini dikenal tidak peduli terhadap cewek tiba-tiba saja berusaha mendapatkan Tari dengan segala cara. Namun, predikat buruk Ari jelas membuat Tari tidak ingin berurusan dengan cowok itu.

Semakin Ari berusaha mendekatinya, semakin mati-matian Tari menjauhkan diri....